Menjalani sebuah usaha bisnis online, apa pun bentuknya memang bukanlah hal mudah. Terutama ketika kita dihadapkan pada sebuah perubahan-perubahan yang akan selalu kita temui setiap harinya.
Salah satunya adalah perubahan kebiasaan konsumen. Saat ini, Internet membawa pola konsumsi yang cukup besar pada masyarakat. Transaksi jual beli konvensional mulai bergeser menuju jual beli melalui media daring atau bisnis online.
Hasil survei Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), data penggunaan internet di Indonesia pada tahun 2016 lalu menyatakan dari 256,2 juta orang di Indonesia, 132,7 juta jiwa merupakan pengguna internet aktif.
Untuk negara berkembang seperti Indonesia, angka ini cukup tinggi dan bisa menjadi sebuah peluang bisnis. Tapi sebelum memulai bisnis online,  tentunya ada beberapa hal yang harus diperhatikan agar bisnis mampu berkembang.

A. Tidak semua komoditas berpotensi online

Berbisnis secara online memang memudahkan kita untuk menjaring konsumen lebih luas. Bahkan bisnis ini secara tidak langsung sudah memberikan kita keleluasaan untuk melakukan ekspor-impor secara mandiri.
Namun tidak semua komoditas bisa dengan mudah dijual secara online. Barang dengan nilai jual tinggi akan lebih sulit dilirik konsumen, sebab meskipun belanja online sudah bukan hal baru, masih ada kekhawatiran konsumen ketika belanja barang-barang yang nilai jualnya tinggi.
Selain itu, berat barang juga menjadi pertimbangan. Untuk barang-barang seperti perabotan, banyak orang yang masih memilih untuk belanja offline di toko yang terjangkau dari rumah. Petimbangannya adalah ongkos kirim barang. Harga barang yang lebih murah namun ongkos kirim yang tinggi, tentu akan percuma.

B. Koneksi Internet 

Menjalankan bisnis online berarti juga berhadapan dengan dunia maya dan segudang teknologinya. Kesigapan pelayanan jadi sebuah keharusan. Lambatnya respon terhadap pembeli atau yang biasa disebut slow respon, bisa mengurangi kepercayaan pembeli terhadap kredibilitas toko.
Kerena itu, koneksi internet yang bagus mutlak perlu. Di sini, kita harus pandai-pandai memilih provider yang digunakan. Yang mana yang paling cepat koneksinya? Yang mana yang jangkauannya luas sehingga ke mana pun kamu pergi tetap bisa menjawab pertanyaan pelanggan? Dan tentu saja, yang mana yang paling murah harga paketnya?

C. Bisnis online bisa jadi side job

Berbeda ketika kita memiliki outlet, toko harus dibuka dan pramuniaga harus siap sedia melayani kebutuhan pembeli. Namun dengan berbisnis secara online, kamu tak perlu terus menerus berada di toko. Bisnis ini bahkan bisa dilakukan bersamaan dengan pekerjaan lainnya.
Inilah mengapa bisnis online sangat banyak dilirik mereka yang ingin mendapat uang tambahan, di samping pekerjaan utama sebagai karyawan kantoran. Konsekuensinya, tentu harus pandai-pandai multitasking agar tetap fast respons menjawab orderan dan pekerjaan utama pun tetap maksimal.
Sebab, namanya pelanggan memang tak kenal jam kerja. Terkadang ingin segera direspons sementara kamu sedang sibuk meeting dengan atasan.

D. Memaksimalkan kreatifitas dan berekspresi

Meski tidak harus memiliki outlet, bisnis online tetap memerlukan sebuah brand atau citra tersendiri. Hal ini bisa dikreasikan melalui logo produk, foto-foto yang disajikan di media sosial, hingga promosi-promosi yang unik.
Kreatifitas dalam membungkus dan mengemas barang juga akan jadi nilai plus tersendiri. Pembeli akan mempertimbangkan untuk membeli barang di toko anda lagi karena mendapat kesan yang baik saat menerima barang pada transaksi pertama.
Foto produk sebaiknya dibuat seperti apa yang ingin anda citrakan terhadap kredibilitas toko. Misalnya ketika anda menjual pernak-pernik dan souvenir, berilah background foto yang unik dan menarik agar terkesan serasi dengan produk.

E. Bisnis online bisa menghemat modal 

Inilah yang membuat bisnis online sebagai jenis usaha baru yang sangat layak dipertimbangkan. Bergesernya perilaku konsumen yang menginginkan kemudahan dalam berbelanja, hanya dengan duduk dan berselancar di dunia maya sudah bisa membeli barang yang diinginkan.
Bagi penjual, hal ini akan sangat menghemat modal usaha. Tanpa perlu mempunyai banyak stock barang, satu lusin barang pun sudah bisa layak jual. Dengan menjadi reseller, misalnya.
Hingga tanpa perlu menyulap ruangan menjadi toko dan men-display seluruh produk, dengan foto dan unggahan di sosial media, usaha anda sudah bisa berjalan. Biaya pemasaran akan semakin murah, fitur sosial media kini juga makin ramah pada bidang usaha online. Seperti Facebook dan Instagram yang memungkinkan anda beriklan dengan biaya cukup terjangkau.
Meski bisnis online tergolong hal yang lebih mudah dipelajari namun tentunya harus ada pertimbangan yang harus dipikirkan seperti yang sudah diuraikan di atas. Dengan strategi yang tepat, bisnis online bisa menjadi sesuatu yang sangat menjanjikan. Semoga tulisan ini bisa membantu mengembangkan bisnismu ya!
 
Butuh bantuan untuk mewujudkan perusahaanmu sendiri? Ayo hubungi kami via telepon atau whatsapp ke +62888-3637482 (EMERHUB), dan dapatkan tawaran menariknya secara langsung!
Kunjungi Juga: Startup di Bidang Ini Dibutuhkan Indonesia di Masa Depan
 

Siap untuk memiliki perusahaan di Indonesia?

Dengan mengisi form mudah, unggah dokumen yang dibutuhkan, dan dapatkan perusahaanmu berdiri dalam lima hari kerja.

Mulai Sekarang
App screenshot