Di era orang tua kita dahulu, hobi dan pekerjaan adalah dua hal yang sangat berbeda. Hobi adalah hal yang dilakukan untuk kesenangan, sementara bekerja/pengusaha sukses dilakukan untuk bisa makan.
Karena itulah, bidang bisnis belum terlalu populer sebab banyak yang lebih menginginkan berkarir sebagai abdi negara. Namun di era digital ini, trend mengalami pergeseran.
Hobi bisa menjadi pekerjaan yang sangat menjanjikan bila ditekuni dengan serius. Bahkan tidak sedikit pengusaha sukses di Indonesia yang mengawali semuanya hanya dari hobi. Siapa saja? Yuk, simak ulasan selengkapnya.

1. Ahmad Zaky CEO Bukalapak


Jebolan Teknik Informatika Institut Teknologi Bandung (ITB) ini memang menyenangi dunia teknologi informasi sejak masih sekolah. Ide untuk mendirikan Bukalapak tercetus setelah dirinya lulus kuliah.
Zaky percaya bahwa masa depan Indonesia ada di bidang internet. Karenanya, Zaky ingin menciptakan sebuah platform e-commerce yang aman baik untuk pembeli maupun penjual.
Proses pendirian Bukalapak juga tidak mulus-mulus saja. Tantangan terberat menruut Zaky adalah mengajak pedagang untuk bergabung. Karena pada saat itu, kepercayaan atas jual beli online masih sangat kecil.
Berawal dari tim yang terdiri dari 3 orang (1 orang staf, 1 orang untuk bantu-bantu, dan Zaky sendiri), kini Bukalapak menjadi salah satu e-commerce terkemuka di Indonesia yang transaksi perharinya mencapai 500 juta rupiah.
Bukalapak juga mendapatkan suntikan dana dari berbagai investor seperti 500 Startups, Batavia Incubator, IMJ Investment, dan Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTEK Group).

2. Andre Darwis Kaskus


Sering mampir di Kaskus.co.id?. Mari kita berkenalan dengan sang pendirinya. Kaskus merupakan sebuah situs jual-beli sekaligus forum diskusi anak muda yang didirikan oleh Andrew Darwis.
Di balik kesuksesan Kaskus yang dia dirikan, siapa sangka kalau Darwis dikenal sebagai anak nakal dan pernah tidak naik kelas saat bersekolah.
Hal ini membuat Andrew sempat minder dan kesulitan berinteraksi dengan orang lain. Namun boomingnya Internet di Indonesia, mengambil kesempatan dengan kuliah di juruan Teknik Informatika Universitas Bina Nusantara.
Andrew yang hobi berselancar di dunia maya, kemudian memperdalam ilmunya dengan melanjutkan kuliah di Amerika. Di momen inilah, Kaskus lahir.
Untuk mewujudkan cita-citanya ini, Andrew bahkan sempat bekerja di restoran cepat saji Amerika. Perjuangan Andrew membuahkan hasil, Kaskus sempat dan masih menjadi plaform favorit anak muda Indonesia

3. Nadiem Makarim GO-JEK


Go-Jek menjadi salah satu transportasi alternatif favorit masyarakat Indonesia. Di balik Go-Jek, tentu kita tahu ada sosok Nadiem Makarim yang namanya sering disebut lantaran terobosoannya dalam memajukan sistem transportasi di Indonesia.
Berawal dari keibaannya terhadap tukang ojek yang sulit mendapat penumpang, akhirnya Nadiem memiliki ide untuk membuat ojek online dengan memanfaatkan perkembangan teknologi.
Apalagi sejak dulu, Nadiem memang hobi naik ojek untuk pergi dan pulang kerja. Berawal dari keseharian itu, Nadiem ingin menciptakan sebuah layanan berbasis teknologi yang sama-sama menguntungkan tukang ojek maupun penumpang.
Prosesnya jelas tidak mudah. Mulai dari sulitnya proses rekruitmen tukang ojek, hingga kebanyakan masyarakat yang masih gagap teknologi. Bahkan di awal berdirinya, Nadiem harus turun langsung ke pangkalan ojek untuk mengajak tukang ojek bermitra.
Belum lagi persaingan dengan driver konvensional yang sempat menyebabkan beberapa kericuhan. Pada awal merintis GoJek, Nadiem hanya memiliki 20 driver. Kini GoJek sudah memiliki ratusan ribu driver dan melebarkan sayap ke kota-kota besar di Indonesia.

4. Ferry Unardi Traveloka 


Dibanding disebut sebagai entrepreneur, Ferry Unardi lebih senang disebut sebagai Engineer. Ferry sudah menyukai dunia teknik informatika sejak remaja, dan pernah bekerja di Microsoft selama beberapa tahun.
Segalanya berawal dari frustrasi yang dirasakannya ketika memesan tiket pesawat dari Boston ke Ke Seattle dan ke Padang. Ferry mengalami kesulitan membooking tiket pesawat karena harus memperkirakan rutenya.
Di saat itulah, ide untuk mendirikan Traveloka tercetus. Barangkali bisa dikatakan bahwa Ferry Unardi adalah Mark Zuckerberg-nya Indonesia. Bgaaimana tidaak? Ia sempat menghetikan kuliahnya di Harvard demi membangun usahanya.
Namun Ferry percaya dengan keputusannya. Dari tim kecil, Traveloka menjelma menjadi perusahaan yang berhasil mendapat kucuran dana dari East Ventures dan menjadi salah satu e-commerce travel yang terkemuka di Indonesia dan bahkan Asia Tenggara.

5. Ni Luh Ary Pertami Djelantik 


Jika daritadi diisi dengan para lelaki technopreneur, kali ini ada Ni Luh Ary Pertami Djelantik yang usaha sepatunya sudah mendunia. Perempuan asal Bali satu ini telah memiliki nama di industri fashion dunia.
Label Niluh Djelantik yang dia ciptakan sejak tahun 2003 kini sudah populer di mana-mana. Ide bisnis Niluh berawal dari kecintaannya kepada sepatu dan siapa sangka, kecintaannya pada sepatu ini mengantarkannya menjadi pengusaha sukses.
Awalnya Niluh bekerja sama dengan seorang teman untuk menggarap label Djelantik. Niluh bertugas mendesain dan memproduksi sepatu, sementara rekannya tersebut bertugas memasarkan. Pertama kali dirilis, ternyata sepatu Djelantik langsung laris di Eropa.
Akan tetapi merk Djelantik sering mendapat masalah saat rekan bisnis dari luar negeri mematenkan merk Nilou. Meski begitu, Niluh tidak patah semangat. Tahun 2008, Djelantik kembali ke pasaran dengan nama baru Niluh Djelantik dan sukses hingga sekarang.
Kisah kelima pengusaha-pengusaha tadi bisa menjadi inspirasi kamu untuk berbisnis online. Ide bisnis bisa bermula dari mana saja, mulai dari hobi hingga ide iseng yang tiba-tiba muncul begitu saja.
Asal kamu tak kenal lelah berusaha dan membaca arah pasar, kamu pasti bisa membuat usahamu lebih maju!.
 
Butuh bantuan untuk mewujudkan perusahaanmu sendiri? Ayo hubungi kami via telepon atau whatsapp ke +62888-3637482 (EMERHUB), dan dapatkan tawaran menariknya secara langsung!
Kunjungi Juga: 5 Bisnis Besar Ini Dimulai Dari Garasi
 

Siap untuk memiliki perusahaan di Indonesia?

Dengan mengisi form mudah, unggah dokumen yang dibutuhkan, dan dapatkan perusahaanmu berdiri dalam lima hari kerja.

Mulai Sekarang
App screenshot